Belawan |Warta Poldasu id- Dalam upaya meningkatkan efektivitas pemberantasan peredaran narkoba di wilayah hukumnya, Polres Pelabuhan Belawan menggelar rapat koordinasi pada Jumat, 24 November 2023.

Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Wira Satya Polres Pelabuhan Belawan dan dihadiri oleh berbagai unsur, termasuk TNI, Pemko Medan, instansi terkait, serta pemilik dan pengusaha kafe, karaoke, dan tempat hiburan malam di wilayah tersebut.

Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Josua Tampubolon, SH., MH., memimpin rapat koordinasi tersebut. Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan bahwa pemberantasan narkoba adalah salah satu program prioritas Kapolda Sumut. Polres Pelabuhan Belawan telah melakukan sejumlah razia di kafe, karaoke, dan tempat hiburan malam dalam beberapa minggu terakhir sebagai langkah konkret untuk memberantas peredaran narkoba.

“Saya mengajak semua pihak terkait, termasuk pemilik dan pengusaha kafe serta tempat hiburan malam, untuk bersama-sama berkomitmen dalam upaya pencegahan peredaran narkoba. Kita perlu meningkatkan pengawasan terhadap tempat usaha yang rentan menjadi tempat transaksi gelap narkoba,” ujar Kapolres.

Dalam rapat koordinasi ini, Kapolres Pelabuhan Belawan juga menyoroti masalah perizinan, terutama terkait penjualan minuman keras di kafe atau karaoke. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kota Medan, Ibu Nurbaiti Harahap, menegaskan bahwa pemilik usaha yang menjual minuman keras harus mengurus perizinan sesuai ketentuan yang berlaku.

Turut hadir dalam kegiatan ini perwakilan dari Dinas Pariwisata Kota Medan, Dinas Perhubungan Kota Medan, Camat Medan Belawan, Danramil 09 Belawan, Danramil 10 Medan Labuhan, perwakilan Danramil dari wilayah terkait, serta perwakilan Subden Pom Belawan. Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah pemilik kafe, karaoke, dan tempat hiburan malam di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan.

Rapat koordinasi ini diharapkan dapat menghasilkan langkah-langkah konkret untuk meningkatkan pengawasan dan pencegahan peredaran narkoba di tempat-tempat yang memiliki potensi risiko tinggi. Semua pihak diminta untuk aktif berperan serta dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari peredaran narkoba di wilayah Pelabuhan Belawan. (usman)