Panyabungan |wartapoldasu.id -Shipon salauran kanan irigasi batang gadis yang baru di perbaiki Dinas Pekerjaan umum dan tata ruang bidang sumber daya air Kabupaten Mandailing Natal yang sumber dananya dari dana Tak Terduga tahun anggaran 2023 hanyut terbawa arus sungai aek pohan.

Dalam hal shipon saluran kanan yang di perbaiki Dinas PUPR di sebabkan shipon salarun kanan irigasi batang gadis patah dan tersumbat selama dua tahun lebih, akibat saluran kanan irigasi batang gadis selama dua tahun petani tidak bisa turun kesawah.

Hal shipon saluran kanan irigasi batang hadis yang patah dan tersumbat seharus yang bertanggung jawab memperbaiki ini ada Balai Sungai wilayah dua (BWS II) Sumtra utara, akibat BWS II membiarkan shipon yang patah dan tersumbat petani di wilayah Panyabungan kota tidak turun kesawah yang mengakibatkan produksi pada Kabupaten Mandailing Natal turun derastis.

Dalam hal masyarakat yang tidak bisa turun kesawah selama dua tahun lebih yang mengakibatkan produksi padi Kabupaten Mandailing Natal turun derastis , hal ini Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal mengambil kebijakan mengatasi permasalahan shipon saluran kanan yang patah.

memperbaikinya dengan menggunakan dana Tak Terduga sebesar Rp345 juta rupiah tahun anggaran 2023.

Pelaksana perbaikan shipon yang tersumbat di kerjakan oleh dinas PUPR bidang sumberdaya air , dengan mengorek kembali shipon yang patah sedalam lebih kurang 50 cm baru di tanam viva pralon berukuran 6 inchi, baru di tutup dengan material pasir, air pun berjalan apa adanya di saluran kanan dan saluran scunder .

Baru beberapa bulan shipon saluran kanan irigasi batang gadis selesai di kerjakan oleh Dinas PUPR , viva pralon yang di tanam di atas shipon saluran irigasi batang gadis yang melintasi sungai aek pohon  sudah habis di hanyutkan sungai aek pohon .

Hanyutnya viva pralon yang dipasang di atas shipon saluran irigasi batang gadis Ardi Lubis warga Kelurahan sipolu polu.salah satu petani sawah di belakang pasar Baru yang sumber airnya dari irigasi batang gadis mengatakan pada awak media.

Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal tidak melihat bagaimana selama dua tahun petani  tidak bisa turun kesawah akibat saluran irigasi batang gadis rusak, akibat saluran irigasi rusak selama dua tahun pula petani tidak bisa turun kesawah kata Ardi ,setelah saluran irigasi batang gadis di perbaiki.

kita berterimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal yang mengambil kebijakan memperbaiki saluran irigasi batang gadis melalui Dinas PUPR , namun kata Ardi kita juga kecewa terhadap dinas PUPR Kab Madina yang mengerjakan perbaikan saluran irigasi batang gadis yang asal jadi hal ini kita buktikan.

perbaikan saluran irigasi hanya memakai viva pralon ukuran 6 inchi dan ditanam berkisar 50 cm hal ini kata Ardi sekarang viva pralon yang di tanam di atas shipon sudah hanyut di bawa arus sungai aek pohon , harpan untuk turun kesawah sudah tidak ada lagi kata Ardi.

Ardi menambahkan masyrakat petani di belakang pasar baru sudah banyak yang sudah menabur benih padi kami sekarang bingung dari mana sumber air sawah kami kata Ardi.(SH)