LABUHAN | Warta Poldasu id- Korban Penganiayaan serta pengancaman inisial BS (22) warga Kelurahan Seimati lingkungan XVII Kecamatan Medan Labuhan memohon kepada Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Janton Silaban SH,SIK MKP agar menangkap para pelaku yang mengeroyok serta mengancamnya dengan sajam.

Saat dikonfirmasi, korban yang saat ini sedang dirawat dirumah sakit P.H.C Belawan menjelaskan, pada saat dirinya lagi nongkrong bersama temannya disekitar rumahnya tiba tiba saja pelaku ‘DS’ bersama dua orang temannya lewat langsung menganiaya korban pada hari Jumat malam (29/12/2023).

“Saya tidak tau bang entah kenapa dia dan kawan kawannya mengeroyok saya dan mengancam pakai sangkur, saat dia (pelaku) lewat dari depan saya tiba tiba saja dia balik langsung memukuli saya bersama kawan kawannya bang mereka bertiga,”ujar korban sambil menahan sakit.

“Selesai mereka mukuli saya,langsung diancamnya saya bang pakai sangkur dan sajam, kami disini gak berani sama dia apalagi orangtuanya anggota DPRD Medan bang, manalah berani kami rakyat kecil ini melawan,” lanjutnya lagi.

Atas perbuatan ketiga pelaku yang salah satunya ‘DS’ anak dari anggota DPRD Medan, korban akhirnya membuat laporan ke Polres Pelabuhan Belawan didampingi kuasa hukumnya Sumerson Giawa SH, dengan nomor laporan LPB/759/XII/2023/SPKT terpadu tanggal 29 desember 2023 dengan secara bersama sama melakukan penganiayaan disertai dengan pengancaman menggunakan sajam, korban berharap agar pelaku segera ditangkap.

“Kami memohon kepada Aparat Kepolisian Bapak Kapolres Pelabuhan Belawan agar segera menangkap Para pelaku,” ujar korban didampingi ibu dan kuasa hukumnya.

“Tolong tegakkan Keadilan bagi kami masyarakat yang kecil ini pak,supaya tidak ada korban lagi karena kami tau siapa dia itu (pelaku) dikampung kami,”lanjutnya sambil menahan sakit.

Ibu korban juga sangat merasa sedih atas musibah yang dialami anaknya tersebut. “Anak saya dari semalam muntah muntah pak, kepalanya bengkak serta pipinya juga, apalah salah kami kok kejam kali dia menganiaya anak saya ini pak,apalah daya kami rakyat kecil ini yang tak punya apa apa harus menanggung musibah ini, kami tau nya dia(pelaku) itu anak pejabat pak tapi janganlah semena mena menganiaya anak saya,” ujar Ibu korban dirumah sakit sambil menahan tangis.

Kuasa hukum korban, Sumerson Giawa SH juga meminta agar Keadilan ditegakkan demi supremasi hukum di negeri ini. “Saya meminta agar Polres Pelabuhan Belawan bersikap profesional tanpa pandang bulu dan kepentingan, mengingat terduga pelaku adalah anak dari salah satu anggota DPRD Kota Medan serta Pelaku dapat segera di tangkap dan di proses secara hukum,” tutup Kuasa Hukum Korban.(usman)