BATU BARA | warta poldasu- Guna menekan laju tingkat inflasi di awal tahun, Pj. Bupati Batu Bara Nizhamul, S.E, M.M., mengunjungi para petani cabai di Kawasan Sentra Cabai di Desa Lubuk Cuik, Kecamatan Lima Puluh Pesisir, Senin (15/01/2024).

Kunjungan ini bertujuan meninjau kesiapan lahan kawasan sentra cabai terbesar ke dua di Sumatera Utara sekaligus menyerap aspirasi para petani cabai.

Menurut Pj. Bupati Batu Bara Nizhamul bahwa peninjauan dan silahturahmi ini penting karena mengingat cabai merupakan salah satu komoditas yang mempengaruhi naiknya inflasi.

Diketahui bahwa Pemkab Batu Bara berupaya dalam menstabilkan harga cabai dan menambah kuota pupuk subsidi karena kurangnya pupuk subsidi hingga saat ini. Kemudian Dinas Pertanian Batu Bara melakukan kerjasama dengan Dinas Pertanian daerah lain penghasil cabai untuk berkoordinasi tentang penanaman serentak cabai secara berkala.

Salah satunya, Saridi Ketua Kelompok Tani (poktan) Makmur menyampaikan keinginannya agar Pemkab Batu Bara mengecor jalan usaha tani sepanjang 1200 meter. Dengan tujuan agar lebih mudah untuk mendistribusikan hasil panen cabai. Selain itu, ingin adanya pintu pengatur air pada saluran yang berbatasan pada Perkebunan Tanah Itam Ulu.

Hal ini dirasa sangat penting agar air yang melimpah di musim penghujan bisa dialirkan sehingga tanaman cabai tidak terendam. Mendengar pendapat para petani, Pj. Nizhamul menyukai usul adanya kerjasama dengan Dinas Pertanian daerah penghasil cabai di Sumatera terkait pola tanam cabai agar tidak terjadi penumpukan cabai yang dapat mengakibatkan harga cabai mengalami penurunan harga.

“Soal ketersediaan pupuk subsidi akan diupayakan menambah kuota pupuk bagi para petani. Dan untuk pembangunan jalan kedepannya akan di cek lagi terhadap penganggaran pembangunan jalan tersebut,” ujar Pj. Nizhamul. ( zulkifli).