ACEH TAMIANG | WPO –  Ratusan prajurit TNI dan Polri di Aceh Tamiang melakukan simulasi gabungan pengamanan Pemilu 2024, Senin (5/2/2024).

Para prajurit diberikan tiga amanah yang harus ditegakkan dalam menjaga dan menyukseskan pesta demokrasi.

Simulasi pengendalian massa yang dipimpin Dandim 0117/Atam Letkol Inf Andi Ariyanto dan Kapolres Aceh Tamiang AKBP Muhammad Yanis ini bagian persiapan menghadapi Pemilu 2024 yang tinggal menghitung hari.

Simulasi ini dilakukan di lapangan Parama Satwika Mapolres Aceh Tamiang.

“Pemilu serentak hanya tinggal menghitung hari. Oleh karena itu, kita harus menyiapkan personel dan materil sebagai upaya mengantisipasi hal-hal terburuk bila terjadi,” kata Dandim 0117/Aceh Tamiang Letkol Inf Andi Ariyanto saat memimpin simulasi tersebut.

Andi menjelaskan kolaborasi latihan yang melibatkan ratusan personel TNI dan Polri ini sebagai bekal kemungkinan menghadapi unjuk rasa atau aksi massa.

Dia pun menekankan, agar seluruh personel yang dilibatkan dalam simulasi memahamai instruksi pelatih.

Lebih lanjut Andi mengatakan, ada tiga penekanan yang disampaikan kepada personel, yakni ikuti perintah pelatih atau instruktur dengan baik, kemudian perhatikan faktor keamanan personel maupun materil, baik sebelum, selama dan setelah latihan.

“Terakhir, sebagai aparat maka laksanakan tugas ini dengan penuh tanggung jawab, khususnya dalam menciptakan rasa aman dan damai selama Pemilu serentak 2024 di wilayah Aceh Tamiang,” tandas alumni Akmil 2003 tersebut.

Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Muhammad Yanis mengungkapkan simulasi gabungan ini sangat penting untuk memberi pemahaman kepada seluruh personel dalam menghadapi berbagai kemungkinan Pemilu 2024.

Hal terpenting kata dia, simulasi ini menjadi acuan pengamanan tempat pemungutan suara (TPS).

“Hendaknya kita harus tetap menyiapkan diri agar pada hari H nanti bisa berjalan baik sesuai amanat Undang-undang,” kata Yanis.

Yanis pun menegaskan, agar seluruh personel menjamin kotak suara bisa sampai ke Bawaslu/KIP.

“Pengamanan ini mutlak tanggung jawab TNI dan Polri,” kata Yanis.

Di akhir simulasi, Andi bersama Kapolres Aceh Tamiang AKBP Muhammad Yanis mengecek alat dan perlengkapan Dalmas. Keduanya juga sempat memimpin bersama breafing terhadap peserta latihan. (Tim)