Sergai|WPO –Ternyata lulusnya para guru tenaga honor yang diangkat menjadi PPPK dan bertugas sudah beberapa tahun di Sekolah-sekolah di wilayah Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Serdang Bedagai tak seindah yang disangka mereka,sebabnya menurut informasi yang di kutip oleh sejumlah Awak Media dari beberapa sumber terkait yang tak ingin dicantumkan inisialnya oleh para Media menjelaskan kalau adanya pungutan yang diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah dan bisa dibayar cicil oleh para guru honor kepada TP selaku Kordinator Wilayah(Korwil) Bidang Pendidikan di Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Serdang Bedagai Provinsi Sumatera Utara dengan alasan setoran ke atasan .

Adapun persoalan “pungutan gelap” yang diduga kuat dilakukan oleh TP selaku Kordinator Wilayah Bidang Pendidikan di Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Serdang Bedagai ini juga mengintimidasi para guru honor yang telah lulus PPPK itu agar jangan berbicara pada orangtuanya lain apalagi Wartawan,jelas beberapa Nara sumber terkait .

Terkait persoalan adanya dugaan pungutan puluhan juta yang dilakukan TP selaku Korwil Bidang Pendidikan di Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Serdang Bedagai tersebut,pada Rabu 7 Februari 2024 pukul 14:10 Wib mendatangi langsung TP selaku Korwil Bidang Pendidikan di Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Serdang Bedagai tersebut guna konfirmasi lebih lanjut terkait adanya kutipan ataupun setoran pada atasan olehnya yang mencapai puluhan juta rupiah kepada para guru honor yang sudah diangkat menjadi PPPK kini.

Mendengar kehadiran Awak Media yang sebelumnya sudah membuat janji pada stafnya untuk ketemu dikantor,akhirnya TP selaku Korwil Bidang Pendidikan di Kecamatan Tebing Tinggi inipun dengan rasa penuh kesibukannya hendak kekantor Dinas Pendidkan dan berkata pada Awak Media “nanti sajalah kita ketemu,saya sudah ditunggu di kantor Dinas”ucap TP.

Hal yang sama diatas juga terjadi pada sejumlah guru honor atau tenaga kontrak yang telah mengabdikan dirinya di sekolah-sekolah yang ada di Kecamatan Tebing Syahbandar Kabupaten Serdang Bedagai dengan Kordinator Wilayah Bidang Pendidikannya berinisial ERI yang kini kantor Korwilnya berada dalam lingkungan perkebunan bahilang diduga guna menghindar dari pantauan peran Sosial Control.

Sampai berita ini diterbitkan Korwil-korwil Bidang Pendidikan inipun dengan terus menghindari para Awak Media yang hendak konfirmasi dengan alasan ada kegiatan di kantor Dinas Pendidikan Kabupaten.

Terkait hal diatas perlu diketshui para PPPK yang baru diangkat tanpa membayar seperserpun kalau memang lkelulusan mereka mengikuti kriteria pendaftaran serta ujian PPPK dengan sistem online dari Depdagri jelas dan langsung pengumumannya bagi yang bersangkutan dinyatakan lulus,bukan karena atasan maupun Korwil tersebut jelas Ruben Sembiring Ketua DPC.LEM PAKAR Kota Tebing Tinggi/Sergai menyikapi serta berharap agar Bapak Bupati Serdang Bedagai dapat bertindak tegas terhadap oknum-oknum Korwil Bidang Pendidikan yang selalu ambil kesempatan alias meminta sejumlah uang setiap penerimaan ASN/PPPK dengan menjual nama atasan ataupun pimpinan dalam Pemeritahan setempat juga berujung intimidasi pada yang diangkat menjadi PPPK.

Dalam waktu sesingkatnya ini DPC LSM PAKAR akan segera menurunkan timnya guna menguak misteri “kutipan setan” yang diduga dilakukan TP dan ERI serta beberapa Korwil Bidang Pendidikan di se-Kecamatan yang ada di Kabupaten Serdang Bedagai yang berpotensi rawan pungli,dan bila perlu kita akan bekerja sama dengan pihak Poldasu dan Kejatisu agar penegakan supremasi hukum bukan katanya-katanya,pungkas Sembiring yang diamini oleh sejumlah pengurusnya . (Tim)