Sergai|WPO –Pungutan puluhan juta rupiah pada guru tenaga honorer yang lulus PPPK yang diduga kuat dilakukan oleh ERI oknum Kordinator Wilayah (Korwil)Bidang Pendidikan Kecamatan Tebing Syahbandar dan TP oknum Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Serdang Bedagai yang diduga kebal hukum ketika ditemui guna dikonfirmasi pada Awak Media selalu mengelak dengan alasan ada panggilan ke kantor Dinas Pendidikan serta adanya rapat,itulah selalu ucapan bila dikantornya dalam lingkungan milik Perkebunan PT Bahilang Estate.

Anehnya lagi ER Korwil Bidang Pendidikan di Kecamatan Tebing Syahbandar maupun TP Korwil Bidang Pendidikan Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Serdang Bedagai ini sangat kompak menutupi kelakuan masing-masing,apalagi menyangkut tentang “pungutan liar” puluhan juta rupiah kepada para guru tenaga honor yang sudah bertahun-tahun mengabdi di sekolah dasar dibawah kewenangan mereka.

Terkait dugaan “pungutan liar”pada guru honor yang lulus PPPK tersebut yang diduga kuat alasan kedua oknum Korwil Bidang Pendidikan baik ERI maupun TP yang alasannya untuk setoran pada atasannya , Ruben Sembiring Ketua DPC.LSM PAKAR Kota Tebing Tinggi sekitarnya diruang kerjanya pada Awak Media Selasa (05/03/2024)meminta pada penegak hukum khususnya pihak Kajari dan Polres Tebing Tinggi segera menindak tegas kepada kedua oknum Korwil Bidang Pendidikan tersebut,dan bila perlu Bupati Serdang Bedagai me non aktifkan kedua oknum ini,guna menguak kewenangan mereka pada para guru honor yang telah bertahun-tahun mengabdi disekolah dasar yang tersebar diwilayah mereka,karena para guru honor yang telah lulus PPPK hampir rata disuruh bungkam dan jangan bercerita pada orang lain khususnya para Wartawan dan Aktivis LSM tentang pungutan ini.

Lagi ditambahkan Ruben Sembiring kalau pungutan uang setoran bernilai puluhan juta rupiah yang diambil dari guru tenaga honor lulus PPPK tersebut khabarnya dapat dicicil pula,sungguh tega dan luar biasa kelakuan kedua oknum Korwil Bidang Pendidikan ini,jelas Ketua DPC.LSM PAKAR Kota Tebing Tinggi sekitarnya.

Akhir dari keterangannya Sembiring akan membuat laporan pengaduan masyarakat (Dumas) serta mengadakan aksi unjuk rasa ke kantor Bupati Serdang Bedagai ,bahkan bila hal ini diacuhkan dan hanya dijadikan bahasa penyejuk hati kami dalam meredam penegakan supremasi hukumnya agar jalan ditempat,maka DPC.LSM PAKAR Kota Tebing Tinggi sekitarnya akan membawa aksi ini ke Kantor Kejatisu dan Poldasu di Kota Medan,pungkas Ruben Sembiring yang juga tokoh pemuda dan tokoh masyarakat Kota Tebing Tinggi ini dihadapan para Awak Media. (Tim)