Medan Labuhan |Warta Poldasu id- Pengelola usaha karet Berada di tengah-tengah pemukiman warga, tampak sebuah tengah Rumah gudang disinyalir dijadikan sebagai tempat pengolahan karet mentah yang diduga beroperasi tanpa memiliki izin dan plank usaha.

Menurut informasi, aktifitas gudang yang berada di Gang Seroja Nelayan Indah Kecamatan Medan Labuhan ini sudah cukup lama dan hingga kini masih tetap berjalan.

Amatan wartawan di lokasi, tampak tumpukkan limbah karet yang membukit disertai bau menyengat diduga berasal dari salah seorang pekerja yang tengah melakukan produksi karet dengan cara dimasak.

Dalam menjalankan produksi, usaha yang disebut-sebut milik seseorang bernama Dayat tersebut dinilai tak menghiraukan dampak yang terjadi pada lingkungan dan kesehatan warga sekitar.

Saat ditemui, salah seorang warga yang enggan menyebutkan nama kepada media ini menuturkan, saat tengah melakukan produksi, warga kerap disuguhkan bau tak sedap dan menyengat.

“Kami warga sekitar tak bisa berbuat apa-apa, dan tak mengerti harus mengadu kemana,” ujar warga setempat, Kamis (7/3/2024).

Warga tersebut juga mengatakan, karet masuk pada malam hari dan diangkut menggunakan truk yang diduga dikawal oknum berambut cepak.

“Biasanya bang, karet masuk ke lokasi gudang pada malam hari pakai mobil truk, sepertinya dikawal oknum berambut cepak,” bebernya.

Dinilai meresahkan akibat bau dan polusi yang ditimbulkan, warga berharap dinas terkait di pemerintahan Kota Medan segera turun ke lokasi yang berada di Jln Chaidir persisnya melewati turunan titi jembatan tol.(usman)