ACEH TAMIANG | WPO – Rapat pleno rekapitulasi suara tingkat kabupaten Aceh Tamiang langsung diskors tak lama setelah dibuka pimpinan sidang, Rita Afrianti, Rabu (6/3/2024) petang.

Skors yang dilakukan menjelang magrib ini disambut teriakan oleh sebagian saksi partai politik yang sudah menunggu sejak siang di ruang sidang utama DPRK Aceh Tamiang.

“Kenapa harus mau magrib buka sidangnya, macam dipermainkan,” kata seorang saksi.

Rapat ini merupakan lanjutan dari pleno yang diskors akibat tersendatnya penginputan data daftar pemilih khusus pada Rabu (6/3/2024) dini hari.

Sejumlah saksi partai politik menilai KIP Aceh Tamiang tidak siap menjalankan tugas sebagai penyelenggara Pemilu 2024.

“Kesannya mereka tidak siap, untuk menentukan jadwal sidang saja mereka tidak siap,” kata saksi Partai Aceh, Murthala.

Murthala menilai keputusan KIP Aceh Tamiang yang selalu melakukan skors tidak wajar.

Dia berharap komisioner KIP bisa menjalankan tahapan proses dengan transparan dan tidak menimbulkan kecurigaan.

“Kami berharap kepada KIP bahwa proses rekap yang sudah sekian kali diskors jangan sampai merubah angka partai dan caleg,” kata Murthala.

Murthala pun kemudian meminta KIP Aceh Tamiang menghargai perjuangan partai politik dan caleg yang sudah bekerja keras dari masa kampanye.

“Kami sangat berharap KIP bekerja profesional sebagai penyelenggara pemilu,” tegasnya. (Tim)