WartaPoldasu.id- Miswanto, Ketua Fraksi Partai Aceh (F-PA) di Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Tamiang minta kepada satuan kerja perangkat kabupaten (SKPK) terkait untuk segera sahuti keluhan petani terkait harga Gabah tidak sesuai standar harga pemerintah.

Kader Partai Aceh di Kabupaten Aceh Tamiang itu sangat prihatin saat mengetahui informasi terkait keluhan masyarakat petani terkait pembelian harga gabah milik petani dibawah harga eceran terendah (HET) oleh pedagang pengumpul.

“Kami minta kepada instansi pemerintah daerah terkait agar segera menyahuti keluhan para petani dimana berdasarkan informasi kita peroleh harga beras masih tetap tinggi dipasaran, sementara harga gabah tidak sesuai,” ujar Miswanto, ketua Komisi I (DPRK) Aceh Tamiang.

Menurut Miswanto, ketua F-PA di parlemen DPRK Aceh Tamiang, kondisi ini tidak dapat dibiarkan, dimana pada bulan Maret lalu, harga gabah dilapangan sudah hampir capai Rp. 7.000,- (tujuh ribu rupiah) per kilogram, dan informasi diterima saat ini dilapangan RP. 5.500,- (lima ribu lima ratus rupiah) per kilogram.

“Kami mewakili Dewan Pengurus Wilayah Partai Aceh (DPW PA) Kabupaten Aceh Tamiang minta kepada kader Partai Aceh di Komisi membidangi persoalan perdagangan dan pertanian agar segera lakukan langkah konkrit guna menyahuti keluhan petani,” tegas ketua F-PA itu.

Kepada masyarakat petani, Miswanto minta agar bersabar dan menunggu masa aktif kerja pemerintahan setelah libur atau cuti bersama lebaran Idul Fitri ini, mengingat semua perangkat kerja pemerintah sedang tidak aktif kerja.

“Kami atas nama wakil rakyat dari Partai Aceh siap melakukan fungsi tugas kami sebagai wakil rakyat dipercayakan kepada kami hingga September 2024 ini,” ucap Miswanto.(Tim)

 

 

Editor : N gulo