Peristiwa

PT KIM Pengelola Portal Baru Masuk KIM Tahap 2 Diduga Merugikan Supir Dikarenakan Harus Mengalami Antrian Panjang

 

Wartapoldasu.id- Sejak berpindah tangan ke pengelola yang baru, para supir mengeluh saat akan memasuki kawasan industri medan (KIM) tahap 2.

Hal ini disebabkan antrian panjang yang kerap terjadi dinilai membuang waktu para supir.

Dari informasi yang dihimpun, parkir masuk kawasan kim secara resmi per tanggal 1 Juli 2024 telah dikelola oleh Scure Park yang sebelumnya dipegang PT. MMH Berkah Jaya.

Namun dalam 2 hari sejak dikelola Scure Park, antrian panjang dan kemacetan parah tak terelakkan terjadi diduga akibat kurang maksimal nya pelayanan di portal masuk KIM tahap 2.

Gultom (52) salah seorang supir yang tengah antri menuju portal menyebutkan, sudah sekitar 7 tahun dia melintas di kawasan tersebut tidak pernah mengalami antrian yang begitu panjang.

Dia juga mengungkapkan dampak dari kemacetan ini sangat dirasakan akibat berkurang nya penghasilan yang didapat.

“Udah 2 hari ini penghasilan saya berkurang tidak seperti biasanya, saya minta kalau memang ada perubahan pengelolaan manajemen, pelayanan juga harus diperhatikan dan propesional seperti pengelola parkir sebelumnya,” ujarnyaujarnya, Selasa (2/7/2024).

Saat dikonfirmasi, Hendra salah seorang pengawas lapangan scure park yang berhasil ditemui di ruang kerjanya mengatakan, kemacetan yang terjadi di portal pintu masuk kim tahap 2 disebabkan adanya miss komunikasi antara pihak perusahaan yang berada di kawasan kim maupun pihak truk yang melintasi area tersebut dengan pengelola yang baru.

“Sedang sistem yang kami pakai tidak bermasalah di lapangan, seperti saat melintas mereka membayar dan ada juga yang membayar dengan sistem mitra industri,” ujar Hendra.

Sementara itu, seolah ada hal yang di sembunyikan hingga berita ini diterbitkan, Nico selaku Humas PT KIM menolak dan tidak menjawab ketika di konfirmasi awak media melalui panggilan WhatShapp.(Usman)

 

 

  • Editor : N gulo

Anda mungkin juga suka...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *